6 Alat Kontrasepsi Pria Pencegah Kemahilan Selain Kondom

blogger templates
alat kontrasepsi pria
Pencegahan kehamilan selama ini khususnya di negara Indonesia, banyak dilakukan oleh wanita. Padahal selain wanita, lelaki pun dapat ikut serta mencegah kehamilan. Pemahaman ini terbentuk karena kurangnya informasi dan budaya masyarakat Indonesia yang menganggap ber-KB adalah kewajiban wanita.Selama ini alat kontrasepsi pria yang banyak diketahui masyarakat hanyalah kondom. Padahal selain kondom, ada banyak alat pencegah kehamilan yang dapat digunakan.
Berikut ini adalah jenis-jenis alat kontrasepsi pria yang dapat digunakan :
  1. Kondom
Sebelum membahas alat kontrasepsi pria selain kondom, Fakta lelaki akan menjelaskan dahulu mengenai kondom. Kondom adalah suatu kantong karet yang tipis untuk menutupi alat kelamin pria yang ereksi sebelum dimasukkan ke dalam vagina sehingga mani tertampung di dalamnya. Salah satu kelebihan kondom adalah dapat mencegah penularan HIV dan mengurangi resiko penyakit menular seksual. Sedangkan kekurangannya adalah angka kegagalan yang relatif tinggi. Angka kegagalannya adalah 14-15 dari 100 pasangan yang menggunakan kondom untuk mencegah kehamilan. Bagi lelaki yang memiliki alergi terhadap karet sebaiknya jangan menggunakan kondom, karena bahan dasar kondom adalah karet. Yang perlu diperhatikan oleh pria saat memakai kondom adalah cara penggunaan kondom yang benar. Cara penggunaan kondom yang benar yaitu:
  1. Gunakan kondom pada alat kelamin sebelum mendekati vagina.
  2. Sebelum digunakan, terlebih dahulu periksa kondom. Persiapan kondom terlebih dahulu dengan membuka bungkusan sedikit. Yang harus diingat bahwa kondom jangan sampai terjatuh karena bisa membawa kuman masuk ke dalam tubuh.
  3. Apabila pria tidak sirkumsisi (sunat), ujung kulit kelamin harus ditarik ke belakang sebelum memasukkan kondom.
  4. Gunakan kondom pada alat kelamin yang sedang ereksi sepanjang penis sampai pangkalnya.
  5. Apabila kondom memiliki ujung datar, bukan ujung yang meruncing , sisakan ruang kosong ½ inci untuk menahan sperma. Ruang kosong ini seharusnya tidak berisi udara. Bentuk ruang kosong dengan menekuk ujung kondom saat dalam keadaan lemas sambal mulai memasang kondom pada penis.
  6. Pastikan terdapat pelumas yang adekuat (cukup) pada bagian luar kondom karena jika pelumasan tidak cukup, kondom rentan terhadap robek akibat gesekan. Apabila memang butuh pelumas tambahan jangan gunakan pelumas yang berbahan dasar minyak seperti minyak bayi, margarin, jelly, atau hand body, lebih baik gunakan air atau pelumas yang bahan dasarnya air.
  7. Saat ejakulasi, pria harus cepat menarik penis sebelum menjadi lemas.
  8. Untuk mencegah kondom lepas atau bocor saat menarik penis pria harus menahan pinggir pangkal kondom dekat pangkal penisnya.
  9. Lepaskan kondom dari penis menjauh dari wanita tanpa menumpahkan sperma dan segera buang.
  10. Untuk mencapai tingkat efektivitas yang maksimal dalam mencegah kehamilan, gunakan kondom dengan spermisid. Spermisid akan kita bahas lebih lanjut pada poin alat kontrasepsi berikutnya.
  11. Buanglah pada tong sampah dengan membungkus tisu atau kertas agar tidak dimainkan anak-anak.
Itulah cara penggunaaan kondom yang benar, jangan lupa memeriksa tanggal kadaluarsa sebelum menggunakan dan simpan pada tempat yang sejuk.
  1. Pil KB Pria
Nah, pil KB juga ada lho yang bisa digunakan oleh pria. Pil KB pria sudah ditemukan oleh peneliti Amerika setelah melakukan uji klinis selama 40 tahun dan hasilnya lebih efektif dari pil KB wanita yang saat ini banyak digunakan. Pil KB pria ini akan mengurangi jumlah sperma menjadi sedikit bahkan hingga jumlah 0 %. Efek sampingnya pun sangat kecil, hanya menimbulkan peningkatan berat badan. Dan pil ini harus diminum setiap hari. Namun, di Indonesia pemasaran pil KB ini belum digencarkan sehingga cukup culit mendapat alat kontrasepsi pria ini.
  1. Suntik KB Pria
Suntik KB pria adalah alat kontrasepsi pria yang saat ini masih dalam penelitian di Cina. Di dalam suntikan KB ini terdapat hormone yang dapat meningkatkan kseburan pria. Loh kok malah menyuburkan? Ya! Memang menyuburkan, tapi pada dosis tinggi hormone dalam suntik KB pria dapat menghambat produksi pria. Suntik KB Pria akan mulai dipasarkan beberapa tahun mendatang.
  1. Ultrasound
Semburan ultrasound dapat berkerja sebagai alat kontrasepsi pria. Penggunaan ultrasound cukup mudah yaitu pria hanya duduk di hot tub mini dalam enam bulan sekali. Ultrasound menghasilkan panas yang ringan dan akan menonaktifkan sel sperma. Selain itu, terapi ini juga akan mengurangi sel yang diperlukan untuk memperbarui sperma. Peneliti di Amerika Serikat menyebutkan bahwa penyinaran ultrasound dalam enam bulan sekali pada alat kelamin pria mampu mengendalikan kesuburan pria sementara.
  1. RISUG (Reversible Inhibition of Sperm Under Guidence)
Risug ini merupakan salah satu metode kontrasepsi pria yang bekerja dalam saluran yang berfungsi untuk mengalirkan sperma. Salah satu keuntungannya adalah metode ini hanya bersifat sementara. Caranya adalah dengan menyuntikkan bahan jenis polymer yang berbentuk gel ke dalam saluran sehingga akan melapisi dinding yang menyalurkan sperma. Gel ini akan membunuh setiap sperma yang melewati saluran.
  1. Vasektomi (Steril)
Vasektomi adalah tindakan memotong dan menutup saluran mani yang menyalurkan sperma dari pusat produksinya. Tujuan tindakan ini adalah mencegah sperma bertemu dengan sel telur. Keuntunganyya cukup banyak antara lain aman, hamper tidak ada kegagalan, sederhana, cepat (hanya perlu bius lockal), dan biaya rendah. Namun juga ada kerugiannya yaitu diperlukan tindakan operasi kecil, kadang-kadang menimbulkan komplikasi seperti perdarahan, dan pada sedikit pria menimbulkan efek psikologi. Metode kontrasepsi pria yang terakhir ini sangat cocok untuk pasangan yang sudah tidak ingin punya anak lagi. Sebelum dilakukan tindakan ini, pria akan dimintai permohonan tindakan yang disetujui oleh pasangan suami istri, tanpa paksaan, dan minimal sudah mempunyai anak minimal 2 orang anak dan umur anak terkecil 2 tahun serta umur istri minimal 25 tahun. Pria juga diharuskan dalam kondisi yang sehat.
Pelayanan vasektomi dapat dilakukan pria di rumah sakit, puskesmas, dan klinik KB. Sebelum menjalani tindakan ada baiknya pria tidur dan istirahat yang cukup, mandi dan mebersihkan kemaluan, memakai celana dalam yang bersih, makan yang cukup, dan menyiapkan surat persetujuan suami istri. Kemudian sesudah tindakan harus beristirahat juga satu atau dua hari, menajaga luka bekas operasi jangan sampai terkena air dan kotoran, memakai celana dalam yang bersih, memakan obat yang diberikan, memeriksakan diri kembali setelah satu minggu, dan bila ada keluhan hubungan suami istri dalam periode pertama sebaiknya gunakan kondom untuk antisipasi.
Faktanya, lelaki banyak yang tidak ingin ber-KB dan menyerahkan tanggung jawab pada wanita. Padahal lelaki juga dapat ikut serta dalam mencegah kehamilan. Namun kembali pada pasangan masing-masing, pemilihan alat kontrasepsi baik untuk pria maupun wanita harus berdasar keputusan bersama.

0 Response to "6 Alat Kontrasepsi Pria Pencegah Kemahilan Selain Kondom"

Posting Komentar